Buah Kopi Anjing

Buah Kopi -  Penelitian kecil telah dilakukan pada buah Kopi namnam (Cynometra cauliflora). Namun, beberapa orang Indonesia telah menggunakan pohon ini untuk waktu yang lama untuk mengobati penyakit diare dan mempercepat aliran urin.

Penelitian pada buah Kopi Namnam mengungkapkan bahwa komposisi terdiri dari 87,3% air, 0,34% abu, 0,63% lemak, 4,16% protein dan 7,6% air. % dari karbohidrat. Setiap liter jus namnam murni mengandung 996,03 mg fenol dan 421,09 mg flavonoid. Sementara untuk setiap 100 mililiter, ada 121,44 mg vitamin C. Selain itu, untuk setiap mililiter jus namnam murni, ada aktivitas antioksidan dalam bentuk IC50 5 μL.




Meskipun buah Kopi namnam belum dikenal karena khasiat obatnya, tampaknya buah Kopi asli Indonesia ini berpotensi menyembuhkan penyakit.

Buah Kopi Namnam memiliki nama berbeda di beberapa bagian Indonesia, terutama di daerah Sulawesi Utara dan Ambon, yang disebut Namu-namu. Orang-orang Ternate menyebutnya namo-namo, di Halmahera, namet; di bagian tengah Maluku, mereka disebut namute, lamute, lamuta dan klamute, di Bugis, mereka disebut arepa, dan orang-orang Makassar mengenalinya sebagai anak anjing.

Sementara Sunda, Jawa, dan Madura menyebutnya mentimun, kopi anjing, dan namnam. Penduduk Bima menyebutnya Puci Anggi. Di Bali, namanya Kuwanjo, di Pulau Seram di Maluku, namanya Aloma, dan orang-orang Pulau Buru memanggilnya Kfamute.

 

Buah KopiNamnam memiliki rasa manis dan asam dengan bentuk menyerupai ginjal yang keriput. Buah Kopi matang dapat dimakan langsung atau dibuat dari cuka, salad atau permen. Di beberapa daerah, kami bahkan membuat saus cabai.

Tumbuhan namnam adalah bagian dari suku legum dan sudah langka di Indonesia. Bentuk pohonnya tidak terlalu tinggi, hanya sekitar 3-5 meter dengan buah-buah  Kopimenggantung di sebuah cluster di batang.

Nah, betapa pentingnya buah Kopi namnam yang dapat digunakan sebagai tanaman dan sebagai makanan sehat bagi kita, sambil menunggu penelitian yang lebih mendalam dari pihak-pihak yang terlibat

Share:

Posting Komentar

Designed by OddThemes | Distributed by Blogger Themes